Alasan Mengapa Ketika Bersin Kita Selalu Menutup Mata




Sahabat Saya Sekalian | Bersin, merupakan sebuah kondisi keluarnya udara semi otonom, yang terjadi dengan sangat keras, melalui hidung dan mulut. Bersin sendiri, dapat menyebarkan penyakit lewat butir-butir air yang terinfeksi dan dikeluarkan saat bersin, dengan diameternya antara 0,5 hingga 5 µm.

Namun pernahkah kamu menyadari, bahwa setiap kali bersin hampir semua orang di seluruh dunia ini, menutup mata mereka. Pasti banyak diantara kalian, yang sering bertanya-tanya tentang, alasan mengapa kita harus menutup mata saat bersin. 

Hal tersebut ternyata merupakan hal yang wajar, karena sebenarnya menutup mata merupakan suatu upaya untuk melindungi mata kita, dari akibat gerakan bersin yang sangat cepat. Perlu kamu semua ketahui, bahwa bersin memerlukan energi yang sangat besar, sehingga dapat berpotensi menjatuhkan bola mata kita. Pastinya itu sangat mngerikan bukan?

Alasan Mengapa Ketika Bersin Kita Selalu Menutup Mata

Menurut penelitian kecepatan bersin kita, dapat mencapai kecepatan 160 km/jam. Dan kecepatan tersebut, lebih cepat dari kecepatan bola, yang dipukul oleh seorang pemain baseball. Selain itu kamu juga harus berhati-hati sahabat, karena bersin yang terlalu kuat dapat berpotensi mematahkan, tulang rusukmu. 

Namun ingat pula untuk tidak pernah menahan bersin, ya sahabat. Karena apabila kamu menahan bersin, hal tersebut dapat berpotensi memutuskan pembuluh darah yang ada di kepala dan lehermu, bahkan hal tersebut juga berpotensi menyebabkan kematian.

Baca Juga : Berikut Enam Fakta Menarik Seputar Kuku Yang Jarang Diketahui

Itulah ulasanmengenai alasan seseorang menutup matanya tatkala bersin, sahabat sekalian. Ternyata baik kita sadari atau pun tidak, tetapi tubuh kita telah diprogram sedemikian rupa oleh sang Maha Pencipta, sehingga dapat secara refleks memberikan perlindungan, pada seluruh bagian tubuh yang terancam cedera. Dan pastinya kita patut bersyukur akan hal itu. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian. 
loading...

Subscribe to receive free email updates: