Berikut Lima Tanda Makanan Sudah Tak Layak Konsumsi




Sahabat Saya Sekalian | Sebagian besar dari kita, cenderung mengonsumsi makanan yang masih segar. Meskipun hal tersebut tidak selamanya kita lakukan. Lemari pendingin contohnya, dibuat untuk memenuhi hasrat mengonsumsi makanan, saat masih segar. Hal tersebut dikarenakan, sulitnya kita memiliki waktu untuk memasak, dan disanalah waktu dimana lemari pendingin menjadi andalan.

Cukup memasak satu kali, kemudian taruh dalam lemari pendingin, dan kamu dapat memakannya kapan pun. Masalahnya ialah, makanan yang kamu simpan di dalam lemari pendingin tersebut, bisa saja berubah menjadi tempat berkembang biaknya mikso organisme tertentu. Dan Bakteri serta Jamur yang berkembang biak tersebut, dapat mengakibatkan beberapa masalah kesehatan.

Tentu saja, kita berpikir bahwa lemari pendingin dapat mencegah, pertumbuhan Bakteri dan Jamur pada makanan. Namun pada kenyataannya, lemari pendingin hanya dapat memperlambat, proses pembusukan pada makanan.

Akan tetapi kadang kala, pertumbuhan Bakteri dan Jamur pada makanan tidak begitu jelas terlihat, sehingga kita cenderung kembali mengonsumsi makanan tersebut. Dan berdasarkan hal tersebut, pada kesempatan kali ini kita akan bahas buat kamu sekalian sahabat, mengenai beberapa tanda yang tunjukan bahwa makanan sudah tak layak konsumsi. 

Untuk menghindari hal-hal yang bisa merugikan kesehatanmu, sebaiknya kamu simak ulasan berikut ini dengan seksama. Dengan begitu, kamu bisa membedakan mana makanan yang masih bisa di konsumsi, dengan makanan yang sudah tidak layak konsumsi. Tanpa membuang waktu lebih lama lagi. Berikut ini ulasannya :
- Tanda Pada Roti

Berikut Lima Tanda Makanan Sudah Tak Layak Konsumsi

Ketika kamu melihat adanya bagian Roti yang telah ditumbuhi jamur, mungkin kamu berpikir hanya perlu menyingkirkan bagian tersebut, dan masih bisa mengonsumsi sisanya. Namun alangkah baiknya kamu membuang roti tersebut, terutama bila kamu sudah melihat adanya bagian roti, yang ditumbuhi oleh jamur.

Bahkan, apabila area jamur yang kamu lihat di permukaan Roti tersebut, masih berukuran sangat kecil. Sebaiknya kamu tetap membuang Roti tersebut, karena itu menandakan bahwa telah banyak mikroorganisme, yang berkembang biak pada Roti tersebut.

- Tanda Pada Keju

Berikut Lima Tanda Makanan Sudah Tak Layak Konsumsi

Hal serupa berlaku juga untuk Keju. Ketika kamu sudah melihat, adanya jamur yang tumbuh di permukaan Keju, sebaiknya kamu membuang Keju tersebut. Selain itu, sebaiknya jangan terlalu lama menyimpan Keju, meski di dalam lemari pendingin sekalipun.

- Tanda Pada Telur

Berikut Lima Tanda Makanan Sudah Tak Layak Konsumsi


Ketika kamu membeli Telur, usahakan jangan kamu simpan lebih dari empat minggu, meskipun itu di dalam lemari pendingin. Jika kamu masih belum yakin, apakah Telur tersebut masih bisa kamu konsumsi atau tidak, coba kamu uji Telur tersebut dengan cara memasukannya kedalam air. Apabila Telur tersebut mengapung, maka sebaiknya kamu tidak mengonsumsinya.

- Tanda Pada Ikan Dan Daging

Berikut Lima Tanda Makanan Sudah Tak Layak Konsumsi

Ketika berbicara mengenai Ikan dan Daging, apabila sudah tercium bau busuk pada mereka, sebaiknya kamu membuangnya tanpa berpikir dua kali. Memang Ikan dan Daging memiliki bau tersendiri, tetapi pastinya kamu dapat membedakan mana bau Ikan dan Daging yang segar, dan mana bau Ikan dan Daging yang busuk.

- Sisa Makanan

Berikut Lima Tanda Makanan Sudah Tak Layak Konsumsi

Sebagian orang, biasanya menyimpan sisa makanan di dalam lemari pendingin, untuk dimakan lagi nanti atau keesokan harinya. Tetapi ternyata, itu merupakan cara yang kurang tepat. Karena tidak semua makanan, dapat menahan pertumbuhan Bakteri dan Jamur.

Baca Juga : Tujuh Jenis Makanan Berikut Berakibat Buruk Bagi Kesehatan

Itulah sahabat sekalian, ulasan mengenai lima tanda makanan sudah tak layak konsumsi. Sebaiknya kamu tidak mengonsumsi makanan-makanan, dengan tanda-tanda yang telah disebutkan tadi, guna menghindari masalah kesehatan yang dapat terjadi. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian.

Subscribe to receive free email updates: