Inilah Lima Fakta Unik Seputar Barongsai Yang Jarang Diketahui




Sahabat Saya Sekalian | Pastinya kita semua sudah tidak asing lagi dengan Barongsai, bukan begitu?. Yah, Barongsai merupakan salah satu pertunjukkan khas Tionghoa, yang kerap dimainkan setiap perayaan Tahun Baru Imlek. Barongsai sendiri merupakan sebuah tarian tradisional Cina, dimana para pemainnya mengenakan kain, yang dibentuk menyerupai singa.

Barongsai yang biasanya dimainkan oleh 15 orang ini, biasanya juga diramaikan dengan suara alat-alat musik, seperti halnya Simbal, Gong, dan Tambur, untuk mengiringi pertunjukannya. Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, kehadiran Barongsai pada saat pergantian tahun itu, bisa mengusir aura-aura buruk yang bisa membawa petaka. 

Selain fakta tersebut, ternyata ada beberapa fakta unik lainnya, yang ada di balik Barongsai ini. Lalu fakta-fakta apalagi tentang Barongsai yang sebaiknya kita tahu itu?. Nah berdasarkan hal tersebut, pada kesempatan kali ini kita akan bahas buat kamu sekalian sahabat, mengenai beberapa fakta unik dan menarik seputar Barongsai.

Tanpa membuang waktu lebih lama lagi, karena sepertinya kamu juga sudah tidak sabar untuk mengetahui, mengenai fakta-fakta apa sajakah yang mesti kita ketahui, di balik Barongsai tersebut?. Berikut ini ulasannya :

Inilah Lima Fakta Unik Seputar Barongsai Yang Jarang Diketahui

Baca Juga : Berikut Enam Lukisan Unik Di Dunia Yang Terjual Dengan Harga Sangat Mahal

- Awal Mula Munculnya Barongsai

Barongsai, merupakan sebuah kesenian tradisional asal Tiongkok, yang menggunakan kostum menyerupai singa. Barongsai sendiri, mulai populer pada zaman Dinasti Nan Bei, sekitar tahun 420 hingg 589 Masehi. Saat itu, seorang panglima perang bernama Zhong Que, membuat tiruan boneka singa untuk mengusir pasukan raja Fan, yang hendak menguasain kerajaan. Tak disangka-sangka jika pada akhirnya Barongsai ini bisa melegenda sampai sekarang.

- Barongsai Versi Nian Yang Paling Terkenal

Sebenarnya, ada banyak macam versi kesenian Barongsai, tetapi versi Nian atau monster, merupakan yang paling terkenal. Pasalnya, dalam kesenian ini menceritakan tentang seekor singa atau Barongsai, yang mampu mengusir Nian yang meresahkan penduduk desa. Sebab Nian suka merusak tanaman pertanian, mengganggu hewan ternak, serta memakan anak-anak. Sehingga, munculah anggapan dari masyarakat Tionghoa, bahwa Barongsai bisa mengusir hal-hal buruk.

- Para Pemain Barongsai Harus Menguasai Kungfu

Sebelum dapat memainkan Barongsai, para pemainnya harus terlebih dahulu, menguasai seni bela diri Kungfu. Pasalnya, gerakan-gerakan dalam pertunjukkan Barongsai ini, memang sama dengan gerakan-gerakan dalam Kungfu. Selain itu berlatih Kungfu terlebih dulu, juga dapat meningkatkan keseimbangan, serta kekuatan fisik para pemainnya.

- Ada Etika Dalam Memainkan Barongsai

Ternyata selain harus mempelajari ilmu beladiri Kungfu, pemain Barongsai juga harus mengetahui, etika-etika yang ada dalam pertunjukkan Barongsai. Pada permulaan pertunjukan, mereka harus menunduk tiga kali untuk memberi salam, hal yang sama juga dilakukan saat pertunjukan selesai. Selanjutnya, para pemain tidak boleh berdiri pada dua kaki, saat mengangkat kepala Barongsai sebab bisa dianggap tidak sopan.

- Kepala Barongsai terbilang Cukup Berat

Ternyata kepala Barongsai itu memiliki berat mencapi 25kg. Kepala barongsai ini, biasanya dibuat dari bubur kertas yang kemudian dicetak, setelah itu dicat dan dihiasi dengan bulu-bulu, manik, dan juga lonceng. Biasanya, di belakang kepala Barongsai akan dijahit sebuah kain panjang, yang menggambarkan tubuh singa.

Baca Juga : Berikut Enam Jenis Alat Musik Paling Unik Di Seluruh Dunia

Itulah ulasan mengenai lima fakta menarik yang ada di balik Barongsai, sahabat sekalian. Barongsai yang merupakan tarian khas dari Tiongkok ini, ternyata memiliki beragam fakta unik dan menarik, yang mungkin belum banyak kita ketahui. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian.

Dilansir Dari :

www.loop.co.id/articles/5-fakta-tentang-barongsai-hewan-yang-sering-muncul-di-tahun-baru-imlek

Subscribe to receive free email updates: