Kisah Sari Rezita Ariyanti, Gadis Berusia 24 Tahun Yang Masih Tampak Seperti Balita




Sahabat Saya Sekalian | Umumnya ketika seorang anak akan dilahirkan, orangtuanya beserta keluarganya akan berdo'a agar semua proses persalinannya berjalan dengan lancar, dan sang anak pun dapat dilahirkan dengan sehat. Namun tidak semua kasus persalinan berjalan lancar. Ada pula beberapa kasus kelahiran bayi, yang memiliki kelainan akibat adanya komplikasi.

Seperti halnya kisah perjalanan hidup, dari seorang Sari Rezita Ariyanti, yang berasal dari Aceh, Indonesia. Tubuhnya mungkin terlihat seperti tubuh seorang balita, namun siapa sangka bahwa ternyata, Sari kini berusia 24 tahun. Berat tubuh Sari hanya mencapai 20kg saja, sedangkan tinggi badannya hanya 80cm saja. Untuk dapat berkomunikasi Sari harus berjuang ekstra keras, namun tetap saja hanya ibunyalah yang dapat memahami dirinya.

Kemudian timbul pertanyaan, bagaimana kisah hidup seorang Sari Rezita Ariyanti, yang masih dapat tersenyum lebar meski dengan kondisinya saat ini?. Nah berdasarkan hal tersebut, pada kesempatan kali ini kita akan bahas buat kamu sekalian sahabat, mengenai kisah seorang Sari Rezita Ariyanti gadis berusia 24 tahun yang tampak seperti balita.

Tanpa membuang waktu lebih lama lagi, karena sepertinya kamu juga sudah tidak sabar untuk mengetahui, mengenai bagaimana fakta seperti apa sajakah yang ada di balik kehidupan seorang Sari, yang berasal dari Aceh, Indonesia tersebut?. Berikut ini ulasannya :

Kisah Sari Rezita Ariyanti, Gadis Berusia 24 Tahun Yang Masih Tampak Seperti Balita

Baca Juga : Miris!! Pasangan Ini Tinggal Di Dalam Gorong-Gorong Selama 22 Tahun, Begini Kisahnya

- Sari Masih Tampak Seperti Seorang Balita

Ketika orang-orang bertemu dengan Sari Rezita Ariyanti, pastinya hal pertama yang muncul dalam benak mereka semua, ialah anggapan bahwa Sari merupakan seorang anak yang masih berusia tuga tahun.

- Namun Kebenarannya Ialah Sari Telah Berusia 24 Tahun

Sari tidak dapat berjalan, sehingga untuk dapat pergi ketempat yang ia inginkan, Sari harus meminta bantuan saudaranya untuk mendorong kursi roda yang ia gunakan. Namun meskipun dirinya tidak memiliki kemampuan untuk berbicara ataupun berjalan, namun selalu ada senyum lebar yang menghiasi wajah Sari.

- Awalnya Ibu Sari Tidak Menaruh Curiga Pada Kondisi Sang Anak

Sang Ibu mengaku, bahwa dirinya tidak menyadari kondisi putrinya tersebut, hingga Sari berusia dua tahun saat Sari di diagnosa mengidap Turner Syndrome. Dan ketika Sari didiagnosa mengidap kondisi tersebut, semuanya sudah terlambat karena kondisinya telah sulit untuk ditangani.

- Apa Itu Turner Syndrome

Dilansir ddari laman Mayo Clinic, Turner Syndrome hanya dialami oleh perempuan yang memiliki kelainan genetik. Penderitanya tidak memiliki kromosom X, yang mengakibatkan adanya kelainan dan hambatan pertumbuhan. Penderitanya akan mengalami gagal pertumbuhan, tidak mengalami pubertas, kemandulan, serta tidak memiliki kemampuan berkomunikasi. Namun sayangnya, tak jarang kondisi ini tidak menunjukan gejala khusus, sehingga seringkali terlambat untuk disadari.

- Sari Juga Suka Melakukan Kegiatan Yang Disukai Kaum Perempuan Kebanyakan

Namun meski memiliki kondisi Turner Syndrome, layaknya anak gadis pada umumnya Sari juga senang untuk berdandan, seperti halnya menggunakan cat kuku ataupun memakai lipstrik.

Baca Juga : Berikut Lima Kasus Kelainan Genetika Paling Mengerikan Di Dunia

Itulah sahabat sekalian ulasan mengenai kisah seputar Sari Rezita Ariyanti, sahabat sekalian. Dari kisahnya mungkin kita dapat mengambil pelajaran, bahwa meski dengan kelainan yang membuatnya berbeda dari gadis lainnya, namun selalu ada senyuman yang menghiasi wajahnya. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian.

Subscribe to receive free email updates: