Kisah Manisha, Seorang Ibu Yang Melahirkan Anak Pengidap Hipertrikosis




Sahabat Saya Sekalian | Ini merupakan sebuah kisah, dari seorang wanita berusia 22 tahun bernama Manisha Sambhaji Raut, yang begitu menunggu-nunggu kelahiran sang buah hati. Namun, tatkala sang putra lahir ke dunia ada sedikit rasa sedih yang melanda hati Manisha, karena ternyata anak yang ia lahirkan juga mewarisi gen manusia serigala darinya.

Gen manusia serigala sendiri, merupakan sebuah kondisi di mana seluruh tubuh seseorang, dipenuhi dengan rambut yang cukup tebal. Penyakit kelainan ini juga sering disebut 'Hipertrikosis'. Namun, orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan sindrome werewolf, karena penampilan orang yang menderitanya mirip dengan makhluk mitos manusia serigala.

Kemudian timbul sebuah pertanyaan, bagaimana kisah selengkapnya dari anak lelaki, yang mewarisi kelainan langka dari ibunya itu?. Nah berdasarkan hal tersebut, pada kesempatan kali ini kita akan bahas buat kamu sekalian sahabat, mengenai kisah ibu lahirkan bayi yang menderita kelainan 'Hipertrikosis', yang membuat penampilannya terlihat seperti serigala.

Tanpa membuang waktu lebih lama lagi, karena sepertinya kamu juga sudah tidak sabar untuk mengetahui, mengenai seperti apa kisah pilu dari seorang anak asal India, pengidap gen manusia serigala tersebut?. Berikut ini ulasannya :

Kisah Manisha, Seorang Ibu Yang Melahirkan Anak Pengidap Hipertrikosis

Baca Juga : Enam Kisah Orang Dengan Kelainan Hipertrikosis Paling Fenomenal Di Dunia

- Ia Mewarisi Kelainan Tersebut Dari Pihak Keluarga Sang Ibu

Bayi yang tidak disebutkan namanya ini, mewarisi gen langka manusia serigala tersebut dari keluarga Manisha, yang tidak lain adalah ibu kandungnya sendiri.

- Manisha Dan Saudari-Saudari Perempuannya Menderita Kelainan Yang Sama

Manisha dan saudari-saudari perempuannya juga menderita kondisi yang sama. Sehingga, tidak mengherankan bila ibu muda tersebut pastinya akan memiliki anak, yang memiliki kondisi langka serupa.

- Tak Ada Obat Untuk Kondisi Langka Ini

Para peneliti menyatakan bahwa tidak ada obat untuk kondisi langka satu ini. Yang dapat mereka lakukan ialah menggunakan krim pencukur rambut, untuk mencukur semua rambut yang tumbuh di tubuhnya, setiapkali rambut-rambutnya bertambah panjang dan menebal.

- Manisha Mengaku Sering Diganggu Saat Masih Kecil Dulu

Manisha berkata "Aku dan saudari-saudariku seringkali diganggu, dan selalu dijuluki sebagai hantu, beruang, serta monyet. Dan ketika memikirkan bahwa anakku, akan melalui rasa sakit dan penderitaan yang sama, itu membuat hatiku begitu terluka. Namun bagaimanapun kondisinya, ia tetap anakku dan Aku akan mengasihinya tanpa syarat, seperti saat ibuku merawatku sewaktu kecil dulu. Dan tidak peduli bagaimana ia terlihat, Aku hanya dapat berharap bahwa anaku akan tumbuh, selayaknya anak normal lainnya".

- Ibu Mertua Manisha Tidak Menyukai Sang Anak

Manisha menuturkan, bahwa ibu mertuanya tidak menyukai sang anak, ia juga berkata "Ibu mertuaku terus mengeluhkan bahwa anak ini bukanlah anak yang tampan. Ia bahkan mengatakan bahwa anak ini jelek dan tampak seperti monyet. Aku merasa begitu marah dan sakit hati, namun tidak ada yang bisa Aku lakukan".

Baca Juga : Kisah Sari Rezita Ariyanti, Gadis Berusia 24 Tahun Yang Masih Tampak Seperti Balita

Itulah ulasan mengenai kisah Manisha yang melahirkan anak dengan kelainan 'Hipertrikosis', sahabat sekalian. Bagaimana pun kondisi seorang anak, sang ibu pastilah tetap mencintai anaknya. Dan kita hanya dapat berdo'a, supaya sang anak diberikan kesempatan untuk tumbuh layaknya anak-anak lainnya, dan tidak mengalami bullying atau merasa malu untuk penampilannya. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan kamu sekalian.

Subscribe to receive free email updates: